Langsung ke konten utama

Ayo Dukung Pembangkit Listrik Tenaga Uap Ramah Lingkungan


Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) merupakan jenis pembangkit yang menggunakan uap panas untuk memutar turbin. Uap yang digunakan adalah uap panas batu bara. Seperti yang kita semua ketahui, batu bara adalah sumber energi tak terbarukan dan pasokannya telah semakin menipis, sedangkan kebutuhan akan listrik semakin meningkat.


PLTU kerap dianggap sebagai bahan yang tidak ramah lingkungan karena asap yang dikeluarkan. Namun kendati demikian, tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini PLTU mendominasi pasokan listrik nasional bahkan di beberapa negara lainnya. Mengingat ketergantungan kita akan listrik, PLN telah mengoperasikan PLTU ramah lingkungan. Oleh sebab itu, kita tidak perlu khawatir lagi akan tingginya emisi co2 batu bara.


Dilansir dari Petrominer.com, PLN telah melengkapi PLTU berbahan bakar batu bara dengan Continous Emission Monitoring System (CEMS), yang berfungsi untuk memonitor emisi secara berkelanjutan. Berbagai inovasi juga telah dilakukan agar PLTU menjadi lebih ramah lingkungan dan memenuhi ketentuan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri LHK No P.15 Tahun 2019 tentang tingkat baku mutu emisi. Penggunaan Teknologi Rendah Karbon juga terus dilakukan melalui pembangunan PLTU dengan Teknologi Super Critical (SC) dan Ultra Super Critical (USC). Tidak hanya itu, PLN juga melakukan pemasangan peralatan FGD (Flue Gas Desulfurization) maupun SCR (Selective Catalytic Reduction) pada PLTU sebagai upaya mengendalikan emisi.


Oleh karena itu, kita tidak perlu khawatir lagi dengan emisi co2 yang dihasilkan oleh PLTU. Kebutuhan kita akan listrik semakin tinggi sehingga pemerintah pun telah mengupayakan berbagai cara agar kita mendapat pasokan listrik yang efisien. Maka dari itu, sudah sepantasnya kita mendukung program PLTU ramah lingkungan ini untuk hidup yang lebih baik. 


Chinny (03)

Komentar

Posting Komentar